Pertanyaan: Saya mendapat broadcast adanya jutaan imigran yang datang ke Indonesia untuk merebut lapangan kerja. Benarkah?

Jawaban: Hoax. Tidak masuk akal dan tidak jelas sumbernya. Isu ini tidak masuk akal karena memindahkan jutaan orang dari Republik Rakyat Cina ke Indonesia bukanlah perkara gampang. Jika diasumsikan satu pesawat mampu menampung 500 orang dengan harga tiket Rp 2 juta rupiah, maka untuk mengantarkan 2 juta orang butuh 4.000 kali penerbangan dengan biaya Rp 4.000.000.000.000. Ini belum menghitung hunian dan makanan selama mereka di Indonesia dan biaya melatih mereka bisa berkomunikasi dalam Bahasa Indonesia.

Maka dari hitungan logis akan lebih masuk akal merekrut tenaga kerja lokal dan melatihnya bekerja.

Menteri Tenaga Kerja juga telah membantah hal tersebut dan memberikan data bahwa tenaga kerja asing di Indonesia masih di kisaran puluhan ribu. Kedatangan jutaan orang pasti akan menimbulkan kehebohan dan  terlihat jelas secara kasat mata.

Presiden Jokowi sendiri telah membantah hal ini dengan menyatakan bahwa isu tersebut akibat pelintiran data target turis Cina yang berkunjung ke Indonesia. Turis tentu berbeda dengan pekerja karena tujuannya datang ke Indonesia adalah berwisata dan mendatangkan devisa kepada negara kita, bukan mencari kerja.

Untuk info lebih lanjut, silakan baca link berikut:

https://beritagar.id/artikel/berita/menilik-isu-10-juta-pekerja-tiongkok-serbu-indonesia

 

 

 

 

Advertisements