Pertanyaan: Saya mendapatkan berita kalau pemerintahan Jokowi sudah mengabaikan anak bernama Naufal Rizki yang menemukan listrik dari kedondong. Benarkah?

Screen Shot 2017-05-13 at 2.25.52 AM.png

Jawaban: Hoax. Naufal Rizki justru mendapat perhatian negara. Pada tahun 2016, ia mengikuti Pertamina Science Fun Fair 2016 dan mendapat perhatian dari Badan Usaha Milik Negara, Pertamina, dalam bentuk beasiswa hingga kuliah dan penemuannya didukung oleh Anak Perusahaan Pertamina, PT Pertamina EP Rantau Field.

Menurut situs pemprov acehprov.go.id dan aktual.com, pada gelar TTG tahun 2014 di Sigli, Naufal juga mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 9 juta rupiah  atas riset energi berbahan buah kentang dari Badan Pemberdayaan Masyrakat Provinsi Aceh,  dana ini digunakan untuk melakukan percobaan-percobaan dengan berbagai macam pohon kayu.

Sebagai penguat, berikut bukti film dokumenter National Geographic bekerjasama dengan Pertamina EP pada tahun 2016 yang sudah menyoroti bakat Naufal:

Sumber:

http://www.pertamina.com/social-responsibility/berita-csr/pertamina-bantu-naufal-raziq-kembangkan-pohon-penghasil-listrik/?alttemplate=print

http://www.acehprov.go.id/news/read/2015/10/10/2628/naufal-sang-penemu-energi-listrik-pohon-kayu.html

http://www.aktual.com/bocah-asal-aceh-berhasil-temukan-energi-listrik-dari-kayu-pohon/

halaman turn back hoax

Pertanyaan: Adakah bukti yang memperkuat bahwa info ini hoax?

Jawaban: Info ini keluar pada tahun 2017, menyebutkan bahwa Naufal diperebutkan Turki dan Brunei dan mengutip Menteri Energi Turki bernama Yildiz. Sayangnya Menteri Energi Turki yang bernama Taner Yıldız sudah berhenti sejak tahun 2015, digantikan Ali Rıza Alaboyun dan kemudian Berat Albayrak. Sementara penemuan Naufal baru keluar di berita nasional melalui Science Fair pada tahun 2016. Berikut kutipan artikel Wikipedia:

Screen Shot 2017-05-13 at 2.37.15 AM.png

Sumber:

https://en.wikipedia.org/wiki/Taner_Y%C4%B1ld%C4%B1z

Penelusuran tim kami atas berita Naufal dikomentari oleh Menteri Energi Turki, Taner Yildiz pada kurun waktu 2012-2015 tidak menemukan berita apapun kecuali halaman Google+ yang baru memuat berita tersebut 2 hari yang lalu.

Screen Shot 2017-05-13 at 2.44.53 AM.png

Berikut halaman Faisal F di google+, perhatikan di kanan atas tertulis 3d yang berarti informasi tersebut dipost 3 hari lalu.

Screen Shot 2017-05-13 at 2.47.04 AM

Berikut halaman Petor Giovani di Google+ yang juga memperlihatkan informasi tersebut dipost 2 hari yang lalu:

Screen Shot 2017-05-13 at 2.47.31 AM.png

Berikut dengan variasi ejaan Bahasa Turki, juga tidak memperlihatkan adanya berita Taner Yildiz pernah berkomentar mengenai bakat Naufal:

Pertanyaan: Adakah contoh bakat lain dari Indonesia yang menemukan sumber listrik alternatif?

Jawaban: Tentu saja ada. Contohnya Bagas Pramana Putra, siswa SMA Taruna Nusantara yang menemukan genteng Triko yang mengubah panas menjadi listrik melalui genteng triko. Ia mendapat hadiah Rp 89 juta atas karyanya.

Screen Shot 2017-05-13 at 2.29.21 AM

Dalam acara D’Gil Energy Competition ini, diperebutkan hadiah total Rp 500 juta dari Pertamina. Total peserta mencapai 6.000 ide dan terpilih 27 peserta di babak final. Bagas Pramana Putra terpilih sebagai peringkat 2.

Sumber:

http://www.pertamina.com/news-room/seputar-energi/d%E2%80%99gil-energy-competition-2017,-rumah-harapan-para-inovator-indonesia/

http://regional.liputan6.com/read/2944654/anak-sma-taruna-nusantara-temukan-listrik-dari-tanah-liat

Pertanyaan: Itu saja? Adakah contoh lain?

Jawaban: Ada banyak contoh kompetisi lain yang diadakan oleh Pertamina yang menghasilkan penelitian energi terbarukan. Contoh lain adalah di tingkat mahasiswa, Olimpiade Sains Nasional. Dalam kategori project sains OSN Pertamina 2015, dihasilkan juara 1 project mikroalga Nannochloropsis oculata sebagai sumber listrik yang bertahan selama selnya masih hidup. Pemenangnya adalah Yoanes Maria Vianney, Go Melisa Gunawan, dan Yoko Brigitte Wang dari Universitas Surabaya.

Menurut situs pertamina, OSN menyediakan total hadiah Rp 3,3 Miliar dan pemenang 1 kategori project sains mendapat hadiah Rp 50 juta.

Sumber:

http://www.pertamina.com/news-room/siaran-pers/juara-osn-pertamina-terima-total-rp-3,3-milyar/

http://www.ubaya.ac.id/2014/content/2014/1683/Energi-Listrik-Mikroalga-Rebut-Juara-1-Olimpiade-Sains-Nasional.html

Advertisements