Pertanyaan: Saya membaca di Facebook dan Twitter kalau gaji presiden naik di saat masyarakat sedang kesulitan. Benarkah?

Jawaban: Tidak benar. Situs Setkab sudah memberi penjelasan resmi kalau tidak ada kenaikan gaji presiden sejak tahun 2001. Gaji presiden tetap sesuai UU, yaitu 6 kali besar gaji maksimal pejabat negara tertinggi lainnya. 

Hingga saat ini, Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla masih menerima gaji sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil, pasal 2 yaitu bahwa gaji pokok Presiden adalah enam kali gaji pokok tertinggi pejabat di Indonesia selain Presiden dan Wakil Presiden. Sementara gaji pokok Wakil Presiden adalah empat kali gaji pokok tertinggi pejabat selain Presiden dan Wakil Presiden.

Selanjutnya, menurut Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000, gaji pokok tertinggi pejabat negara (Ketua DPR, MA, BPK) adalah sebesar Rp5.040.000 per bulan.

“Dengan demikian, besarnya Gaji Pokok Presiden setiap bulannya adalah enam kali gaji tersebut, yaitu Rp30.240.000. Sedangkan Gaji Pokok Wakil Presiden setiap bulannya adalah empat kali dari gaji tersebut yakni Rp20.160.000,” jelas Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden (Setpres), Bey Machmudin.

Dari situs yang sama juga dijelaskan besar tunjangan tidak berubah.

Sumber: http://setkab.go.id/bantah-kabar-kenaikan-istana-gaji-presiden-dan-wakil-presiden-tidak-berubah-sejak-2001/?utm_source=dlvr.it&utm_medium=twitter

Advertisements