Pertanyaan: Saya melihat struk harga BBM Pertalite di Papua sampai 77.000, benarkah?

Jawaban: Hoax dan editan Sotoshop. Struk palsu tersebut adalah hasil editan. Ini struk aslinya:

Screen Shot 2018-01-19 at 10.40.47 PM

dan ini struk hasil editan di group fans salah satu kandidat presiden 2014:

Screen Shot 2018-01-19 at 10.40.37 PM

Pertanyaan: Tapi benarkah upaya BBM 1 Harga Jokowi gagal?

Jawaban: Upaya penyeragaman harga BBM bukan berarti berlaku di manapun. Maksudnya adalah harga disamakan dengan cara membangun stasiun pengisian bahan bakar di tempat-tempat terpencil dan harganya kemudian disamakan dengan harga nasional dengan cara subsidi dan penugasan kepada BUMN. Selama ini, harga BBM terutama di Papua,  menggila karena SPBU sulit dijangkau dan upaya transportasi BBM sangat mahal. Melakukan penugasan BUMN menjadi salah satu solusi bagi masalah tersebut.

Dengan demikian harga yang fix tersebut tentu tidak berlaku bagi para pengecer di warung-warung atau yang menjual secara tidak resmi.

Pertanyaan: Apakah upaya yang dilakukan cuma membangun SPBU? Itu kan sudah dilakukan sejak dulu!

Jawaban: Tidak hanya membangun SPBU, karena mendatangkan BBM ke tempat terpencil perlu proses yang panjang dan mahal. Karena itu banyak pihak dilibatkan dan pemerintah juga memberi dorongan dan bantuan. Silakan baca dan sebarkan sejumlah infografis berikut ini:

bbm-1-harga

distribusi-bbm

spbu

Advertisements