Screen Shot 2018-01-31 at 3.02.27 PM.png

Pertanyaan: Saya membaca banyak yang tidak senang dengan tindakan Jokowi tidak pakai jaket anti peluru saat berkunjung ke Afghanistan. Benarkah?

Jawaban: Jokowi dengan sadar memutuskan tidak pakai jaket anti peluru dan mengerti resikonya. Ini bukan pencitraan karena dalam kesempatan lain, saat terjadi teror bom Sarinah dan Kampung Melayu, ia juga melakukan hal serupa.

Silakan baca beritanya di sini:

https://www.jawapos.com/read/2017/05/26/132662/datangi-lokasi-tanpa-rompi-anti-peluru-ini-pesan-jokowi

https://news.detik.com/berita/3119951/jokowi-ke-lokasi-bom-tanpa-rompi-antipeluru-membuat-warga-tak-takut-teror

Kepala negara bisa mengambil keputusan ini untuk memberikan pesan bahwa ia percaya akan keamanan di tempat tersebut. Jika dilakukan di luar negeri, berarti menghargai pengamanan yang dilakukan negara tuan rumah. Sementara jika dilakukan di dalam negeri berarti memastikan kepada semua pihak bahwa keadaan (sudah) aman.

Silakan baca alasannya di sini: http://news.liputan6.com/read/3243504/di-tengah-teror-bom-afghanistan-jokowi-tolak-rompi-antipeluru

Pertanyaan: Tapi benarkah Jokowi bodoh dengan membahayakan dirinya?

Jawaban: Rompi anti peluru bukan jaminan pasti selamat dari serangan teror. Ia hanya memberi perlindungan dari peluru biasa. Saat ini sniper banyak menggunakan peluru yang bisa menembus jaket anti peluru. Jaket anti peluru juga tidak memberi perlindungan di tempat vital lain seperti kepala. Selain itu juga tidak memberi perlindungan terhadap bom, misalnya. Jika ingin aman terhadap serangan bom, maka baju yang dikenakan mirip dengan penjinak bom. Sehingga jelas tidak mungkin digunakan saat kunjungan presiden.

gegana

sumber foto: merdeka

Pertanyaan: Tapi katanya cuma Jokowi yang suka pencitraan begini!

Jawaban: Tidak benar. Hal serupa pernah dilakukan Soeharto saat berkunjung ke Bosnia. Ia juga melakukannya untuk menghargai dan menghibur pihak tuan rumah yang sedang dilanda konflik, dengan percaya akan keamanan negara yang dikunjunginya.

Screen Shot 2018-01-31 at 2.59.18 PM.png

Silakan baca beritanya di link ini: https://news.detik.com/internasional/d-3741500/cerita-presiden-soeharto-tembus-sarajevo-tanpa-rompi-antipeluru

Advertisements