beras.png

Pertanyaan: Saya mendengar bahwa pemerintahan Jokowi memukul petani dengan mengimpor beras saat panen raya. Benarkah?

Jawaban: Tidak benar. Impor direncanakan pada saat sebelum panen raya terjadi, yaitu saat pasokan beras sedang menipis, sebelum Bulan Maret, masa terjadinya panen raya.

Pertanyaan: Mengapa Indonesia masih impor beras? Bukankah klaimnya sudah swasembada?

Jawaban: Walaupun sudah surplus sekalipun, impor masih mungkin terjadi, bisa untuk memenuhi kebutuhan cadangan beras atau memenuhi kebutuhan beras jenis khusus.

Bicara pasokan beras, sebenarnya Indonesia masih punya cadangan 340 ribu ton beras. Jika dibandingkan dengan kebutuhan untuk beras sejahtera, dalam satu bulan saja membutuhkan 232 ribu ton. Jadi jika tiba-tiba terjadi paceklik, cadangan itu akan langsung habis dalam satu setengah bulan sehingga harga akan langsung melejit. Sementara menurut rekomendasi FAO, sebaiknya cadangan beras nasional adalah 1,1 sampai 1,8 juta ton. 

Jadi yang dilakukan Indonesia adalah menambah cadangan tersebut, itupun hanya sebesar 500 ribu ton. Sisanya akan dibeli dari petani saat panen raya terjadi nanti.

Perlu diingat bahwa dalam ketahanan pangan, yang harus diupayakan bukan sekedar menjaga harga beras di tingkat petani dan ambisi swasembada saja, namun stok cadangannya juga harus aman agar terhindar dari bahaya kelaparan dan kelangkaan beras serta melejitnya harga di tingkat konsumen.

beras3

Pertanyaan: Apakah impor ini akan mengganggu harga beras di tingkat petani?

Jawaban: Upaya impor diusahakan tidak mengganggu harga saat panen raya, karena yang dipilih adalah impor beras premium, kelas yang berbeda dengan beras yang dihasilkan petani kebanyakan. Selain itu jadwalnya sudah diperhitungkan agar tidak bertabrakan di hari panen raya.

Pertanyaan:  Apa strateginya agar harga tidak jatuh saat panen raya?

Jawaban: Agar harga tidak jatuh, beras impor ini  tidak langsung dilepas ke pasar. Namun disimpan untuk sewaktu-waktu terjadi paceklik atau kekurangan. Kemudian, Bulog juga akan membeli beras produksi petani saat terjadi panen raya. \

Pertanyaan: Harga tidak jatuh bisa jadi klaim dan janji saja. Apa buktinya?

Jawaban: Setelah impor diputuskan dan diumumkan, harga beras di pasar induk tetap mengalami kenaikan sehingga pedagang kini mulai merugi. 

Pertanyaan: Adakah yang bisa saya bantu sebarkan untuk memberitahu informasi ini kepada masyarakat?

Jawaban: Ada, silakan sebarkan infografis dari indonesiabaik berikut ini:

beras1.jpeg

beras2

Advertisements