miasmat

Pertanyaan: Saya mendapat capture salah satu tweet wartawan luar negeri yang memperlihatkan anak-anak kurang gizi di Papua malah mendapat bantuan mi instan, bukannya makanan bernutrisi lengkap. Benarkah?

Screen Shot 2018-02-05 at 6.33.09 PM

Jawaban: Hoax! Info tersebut berasal dari foto yang diberi caption oleh wartawan luar negeri, Rebecca Henschke, dengan mengambil kesimpulan begitu saja. Ia tidak mencari tahu sebelumnya bahwa perahu-perahu tersebut bukan mengangkut bantuan, namun barang dagangan biasa.

Pertanyaan: Dari mana saya bisa tahu bahwa informasi ini benar?

Jawaban: Rebecca membuat tweet lain pada tanggal 1 Februari yang memperlihatkan dia mendapat informasi lain bahwa barang tersebut adalah “normal supplies”, bukan bantuan pemerintah.

Screen Shot 2018-02-05 at 6.25.43 PM

Info ini diklarifikasi oleh berbagai situs berita bahwa kotak berisi mi instan tersebut adalah barang dagangan warga setempat, bukan bantuan bencana kelaparan dan gizi buruk.

Pertanyaan: Lalu apa yang diberikan oleh pemerintah kepada warga Asmat untuk mengatasi gizi buruk?

Jawaban: TNI memberikan 35 Ton bantuan, terdiri dari 500 kilogram bawang, 16.178 kotak ransum, 8.929 kotak makanan bayi, 1.500 kaleng susu beruang, 300 kotak susu bayi, 2.030 kilogram beras, serta 10.800 kotak makanan yang telah diperkaya. Selain bahan makanan, TNI juga mengirim 1.000 lembar selimut, 10 kilogram pakaian layak pakai, 50 dus peralatan masak, serta tiga dus ember dan piring.

Kementerian Sosial pada tanggal 31 Januari mengirimkan 3 ton bantuan berisi makanan siap saji, makanan untuk anak-anak, biskuit, coklat, dan makanan untuk anak yang lain,  Pada tanggal 16 Januari juga sudah pernah dikirimkan bantuan lainnya berisi  tiga ton beras, 200 lembar selimut, 200 matras, dua tenda keluarga, dan 50 food ware.

Sementara Kementerian Kesehatan mengirimkan 1,2 ton obat beserta 39 tenaga kesehatan. Di luar itu sedang diupayakan pengiriman biskuit padat protein untuk mengatasi kekurangan nutsisi. Polda Papua mengirimkan 15 ton makanan, berisi beras, susu, telur, air minum, susu bayi, ikan kaleng, minyak goreng, biskuit, dan bahan makanan lain. Selain itu, ada bantuan perlengkapan bayi dan ibu seperti pakaian untuk bayi, bedak dan lainnya.

Bantuan dari BUMN PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), PT Pertamina, dan PT PLN, berupa 500 paket makanan. Sementara Pertamina berupa bantuan tambahan asupan gizi untuk balita dan ibu hamil di tiga titik lokasi setiap bulan serta pengadaan kapal speedboat untuk ambulans senilai Rp 1,8 Miliar. 

Pertanyaan: Adakah bahan yang bisa saya bantu sebarkan untuk menginformasikan hal ini ke masyarakat?

Jawaban: Silakan bantu edarkan infografis dari situs indonesiabaik berikut ini:

bantuan.jpg

Advertisements