Screen Shot 2018-03-04 at 8.58.25 PM

Pertanyaan: Saya membaca capture tweet yang menyatakan bahwa admin MCA yang ditangkap ternyata pendukung Jokowi atau Ahok.  Benarkah?

Jawaban: Hoax! Kesimpulan keliru dan tanpa dasar ini awalnya adalah tulisan wartawan Jawapos yang tidak menulis siapa narasumbernya sehingga membuat tudingan pemilik akun Cak_Luth di twitter adalah milik Muhammad Luth. Ia hanya berkesimpulan karena namanya mirip lalu antara Muhammad Luth yang tertangkap dengan @Cak_Luth pasti orang yang sama. Kebetulan akun @Cak_Luth sering membuat post mengenai Jokowi dan Ahok. Berita ini kemudian disebar oleh banyak pembenci dan mencocoklogi dengan Jokowi.

hoaxasli.jpg

Tudingan ini kemudian dibantah oleh polisi yang menyatakan bahwa dari semua akun milik Muhammad Luth yang disita, tidak ada bukti ada akun @Cak_Luth di antaranya.

Pertanyaan: Dari mana saya bisa membaca sumber informasi tersebut?

Jawaban: Silakan baca di sini:

http://hukum.rmol.co/read/2018/03/04/329110/Polisi:-Akun-@Cak_Luth-Bukan-Milik-Tersangka-Muslim-Cyber-Army-

Jawa Pos sendiri membuat berita bantahan atas informasi tersebut, atas keterangan polisi:

https://www.jawapos.com/read/2018/03/04/193239/polisi-bantah-akun-atcak-luth-milik-tersangka-muslim-cyber-army

Sementara berita asli tudingan bahwa Muhammad Luth memiliki akun pendukung Ahok sudah dihapus.

Screen Shot 2018-03-04 at 8.56.46 PM

Pertanyaan: Adakah permintaan maaf resmi dari JawaPos akibat kehebohan yang ditimbulkan beritanya ini?

Jawaban: Ada, silakan baca di link berikut:

https://www.jawapos.com/read/2018/03/04/193300/penjelasan-terkait-berita-muslim-cyber-army-yang-tidak-sesuai-standar

Advertisements