cacing

Pertanyaan: Saya melihat di medsos ramai, katanya sebagai bukti mahalnya harga daging dan ikan sekarang, Menteri Kesehatan meminta kita makan cacing dari sarden saja karena proteinnya tinggi. Sekejam itukah?

Jawaban: Salah kutip dan dipelintir. Pernyataan sebenarnya adalah saat Menteri Kesehatan dikonfirmasi mengenai penemuan cacing di dalam sarden kalengan. Karena bukan BPOM, melainkan Menteri Kesehatan, ia menjawab sesuai kapasitasnya, yaitu dampaknya terhadap kesehatan.

Menteri Nila Moeloek menjelaskan bahwa sejauh ini belum ada korban jatuh karena memakan sarden kalengan yang ada cacingnya. Ini wajar sebab orang Indonesia biasanya memasak dulu sarden sebelum dimakan, tidak dikonsumsi mentah dari kalengnya. Sehingga parasit di dalamnya, termasuk cacing, mati.

Ia hanya memberi gurauan selingan saat menyatakan cacing pun ada proteinnya. Secara ilmiah memang semua hewan pasti membangun tubuhnya dengan protein. Namun inti dari pernyataannya bukanlah menyuruh orang Indonesia makan cacing karena proteinnya tinggi. Namun lebih kepada menenangkan bahwa makanan yang dimasak dengan benar, dengan suhu yang cukup tinggi dan waktu yang cukup lama. tidak perlu dikhawatirkan karena cacingnya  akan mati.

Pertanyaan: Lho kalau begitu pemerintah membiarkan begitu saja ada cacing di sarden?

Jawaban: Bukan membiarkan, namun Menteri Kesehatan tidak berwenang dalam hal pengawasan dan penarikan produk mengandung cacing. Hal tersebut adalah tugas dan keweangan BPOM untuk menjawab, bukan Kementerian Kesehatan.

Pertanyaan: Mana buktinya penarikan dilakukan?

Jawaban: Silakan simak pengumuman dari BPOM di sini:

http://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/85/PENJELASAN-BPOM-RI–TENTANG-PERKEMBANGAN-TEMUAN-PARASIT-CACING-PADA-PRODUK-IKAN-MAKAREL-KALENG.html

Pertanyaan: Apa saja merk sarden yang ditarik?

Jawaban: Ada tiga merk ikan sarden yang sudah ditarik, yaitu tipe mackarel dari Farmerjack, IO dan Hoki. Selanjutnya dilakukan pengecekan terhadap seluruh merk sarden beredar, dan ditemukan positif di 27 merk. Selengkapnya bisa baca daftar ini:

http://www.pom.go.id/new/admin/dat/20180328/Lampiran_Penjelasan_28_Maret_20181.pdf

Pertanyaan: Seperti apakah kutipan lengkap pernyataan Menteri Kesehatan?

Jawaban: Berikut kutipan lengkap pernyataanya di depan wartawan:

“Saya kira begini. Setahu saya itu (sarden) kan tidak dimakan mentah. Kita kan goreng lagi, atau dimasak lagi ya matilah. Cacing itu kan isinya juga protein juga, sebagai contoh aja (nyengir)… tapi saya kira kalau udah dimasak atau apa kan jadi steril. Barangkali memang sebenarnya kalau kita mau buat itu, sterilitas itu yang harus dijaga ”

Kemudian wartawan bertanya,

“Ada laporan ga bu dari masyarakat, pengaruhnya terhadap kesehatan?”

Kemudian Menteri Kesehatan menjawab,

“Ngga.. ngga ada!”

Pertanyaan: Di manakah saya bisa mengakses wawancara lengkapnya?

Jawaban: Silakan buka video Youtube ini:

Pertanyaan: Benarkah katanya Pemerintah Jokowi kafir sehingga membiarkan masyarakat makan cacing pita yang biasanya ada di dalam daging babi?

Jawaban: Cacing yang ditemukan di dalam sarden bukanlah cacing pita babi (Taena solium) namun Anisakis sp. Cacing ini sebenarnya khas menjadi parasit bagi ikan dan hewan laut. Namun ada beberapa orang yang memberikan reaksi alergi terhadap cacing ini, yang disebut anisakiasis. Gejala imunitas ini sering terjadi di negara-negara yang punya kebiasaan makan ikan mentah seperti Jepang, Norwegia, Belanda, Spanyol, dan negara-negara di Samudera Pasifik. Namun sejauh ini belum ada laporan warga negara Indonesia yang terkena anisakiasis setelah memakan sarden.

cacing-di-sarden-bukan-cacing-pita

Sumber informasi: https://bisnis.tempo.co/read/1072236/bpom-sebut-cacing-di-sarden-bukan-cacing-pita-lalu-apa

Pertanyaan: Seperti apa anisakiasis?

Jawaban: Dalam waktu beberapa jam setelah calon korban memakan ikan yang terinfeksi Anisakis sp., cacing ini mencoba mengubur diri ke dalam dinding usus, tetapi cacing ini tidak dapat menembusnya dan lalu mati. Keberadaan cacing ini memicu tanggapan dari sistem kekebalan tubuh. Sel-sel imun mengepung cacing tersebut dan membentuk struktur yang seperti bola yang dapat memblokir sistem pencernaan, sehingga memicu sakit perut yang parah, malnutrisi dan muntah-muntah.

Silakan baca sumber informasinya di sini: https://id.wikipedia.org/wiki/Anisakis

Pertanyaan: Adakah yang bisa saya bantu sebarkan untuk mengklarifikasi isu ini?

Jawaban: Silakan sebarkan meme ini:

hoax-sarden-cacing.jpg

upaya-pemerintah.jpg

Advertisements