Pertanyaan: Saya mendengar isu kalau Jokowi membanjiri Indonesia dengan tenaga kerja China dengan mengesahkan Perpes No 20 tahun 2018. Benarkah?

Jawaban: Hoax! Perpres No 20/2018 yang ditandatangani Jokowi justru adalah sebuah pengetatan syarat terhadap perusahaan yang ingin merekrut tenaga kerja asing, terutama jika dibandingkan dengan Perpres serupa, no 72 tahun 2014 yang dikeluarkan oleh presiden sebelumnya, SBY.

Pertanyaan: Apa saja syarat yang diperketat di dalam Perpres No 20/2018?

Jawaban: Berikut adalah hal-hal yang diperketat pada masa Jokowi:

  1. Tenaga Kerja Asing dilarang menduduki jabatan personalia / HRD. Dengan demikian mereka tidak memiliki wewenang mengatur perekrutan, penilaian kinerja, dan penggajian
  2. Tenaga Kerja Asing wajib melampirkan syarat dokumen seperti ijazah, dll. Mereka juga harus bisa membuktikan kompetensi yang dimilikinya tidak bisa dipenuhi oleh tenaga kerja lokal.
  3. Tenaga Kerja Asing hanya boleh direkrut bila tidak ada tenaga kerja lokal lain yang sanggup memenuhi kualifikasi tersebut. Jika terdapat tenaga kerja asing maupun tenaga kerja lokal yang memiliki kompetensi sama, maka perusahaan wajib mendahulukan perekrutan tenaga kerja lokal
  4. Setiap tenaga kerja asing yang direkrut, wajib membayarkan kompensasi besar kepada negara sebagai pengganti hilangnya kesempatan tenaga kerja lokal akibat perekrutannya.
  5. Tenaga kerja asing wajib memiliki tenaga pendamping yang direkrut dari warga Indonesia. Dengan demikian ia bisa membina bakat baru yang memiliki kompetensi sama seperti dirinya, sekaligus menjadi penghubung antara tenaga kerja asing dengan tenaga kerja dan penduduk lokal.
  6. Perusahaan perekrut harus memfasilitasi pendidikan dan penguasaan Bahasa Indonesia bagi tenaga kerja asing yang direkrut.

Silakan baca sumber informasinya di sini:

https://nasional.kompas.com/read/2018/04/30/15322401/kspsi-nilai-perpres-202018-perketat-masuknya-tenaga-kerja-asing

https://nasional.kompas.com/read/2018/04/30/15322401/kspsi-nilai-perpres-202018-perketat-masuknya-tenaga-kerja-asing

Pertanyaan: Tapi di masa lalu, Jokowi pernah meminta supaya izin tenaga kerja asing dipermudah. Apakah ini hoax juga?

Jawaban: Permintaan ini benar, namun dipelintir. Yang diminta dipermudah oleh Jokowi adalah birokrasi berbelit-belit yang selama ini mempersulit proses pengurusan izin tenaga kerja asing. Ini berpotensi menimbulkan pungli. Karena itu beberapa proses yang bisa menjadi alasan untuk memeras tenaga kerja asing dan menyuburkan korupsi, diperbaiki.

Namun secara umum, Perpres 20/2018 memperketat syarat masuknya Tenaga Kerja Asing.

Pertanyaan: Adakah meme atau infografis yang bisa saya bantu sebarkan untuk ikut membantah hoax ini?

Jawaban: Silakan sebarkan meme, quote, dan infografis berikut ini:

Perpres-20-2018-TKA.jpg

Advertisements