zohri.jpg

Pertanyaan: Saya mendengar bahwa ramai kabar di medsos Jokowi tidak perhatikan atlet lari Zohri yang memenangkan medali emas di kejuaraan lari dunia di IAAF World Championship U-20, Finlandia. Benarkah?

Jawaban: Tidak benar, justru akun-akun pemerintah dan pejabat pemerintah, termasuk Jokowi, yang pertama meramaikan dan memberikan selamat atas prestasi Lalu Muhammad Zohri, atlet dari NTB tersebut, baru kemudian ditanggapi dan menyebar di kalangan netizen.

Pertanyaan: Apakah benar pemerintah tidak pernah memperhatikan nasibnya sehingga berangkat atas biaya sendiri? Sampai-sampai Bob Hasan harus turun tangan membiayai…

Jawaban: Sama sekali tidak benar. Untuk pembinaan prestasi atlet secara keseluruhan, tidak mengistimewakan Zohri saja, pemerintah sudah memberikan sekitar Rp 10 Miliar (70% sudah cair, sesuai aturan) setiap tahunnya kepada PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia). Selanjutnya PB PASI yang berhak mengatur dan memanfaatkan pengelolaan dana tersebut, termasuk untuk mengirimkan atlet bertanding di luar negeri.

gsdewa.jpg

Jika Bob Hasan, sebagai pribadi, memberikan perhatian khusus dengan tambahan uang saku, tentu hak dan sudah selayaknya jadi rasa tanggung jawab yang bersangkutan, karena memang beliau ketua PB PASI. Namun keliru jika menganggap hal tersebut karena kurangnya dana dari pemerintah. Secara keseluruhan pemerintah sudah memberikan perhatiannya, tanpa disunat atau ditahan-tahan pencairannya.

Zohri sendiri atlet muda adalah binaan Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui program PPLP (Pemusatan Pendidikan Latihan dan Pelajar) NTB. Jadi tidak benar pemerintah tidak memperhatikan nasibnya. PLPP adalah program pembinaan di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk memperhatikan dan membantu nasib atlet-atlet muda di daerah.

Silakan baca riwayat pembinaan Zohri di sini: https://sport.tempo.co/read/1106963/begini-lalu-muhammad-zohri-digembleng-di-pplp-ntb

Silakan baca penjelasan mengenai program PLPP di sini: https://sultra.antaranews.com/berita/288623/atlet-berharap-masuk-program-pplp-kemenpora

Pertanyaan: Mengapa baru sekarang Zohri diperhatikan, sampai dibuatkan rumah baru, diterima di TNI atau polisi tanpa tes, setelah jadi juara? Kok selama ini tidak diperhatikan?

Jawaban: Zohri baru muda. Sebelum meraih emas di Kejuaraan Dunia Atletik di Finlandia, dia terhitung baru memulai karir. Bahwa ia berangkat dari keluarga miskin dengan rumah gubuk, tentu malah menjadi bukti perhatian pemerintah jika kemudian rumahnya dibenahi dan masa depannya dijamin melalui jaminan bekerja di hari tua.

Pertanyaan: Lalu ada isu katanya atlet tidak jadi berangkat karena problem dana?

Jawaban: Sama sekali keliru, beberapa atlet ada yang gagal dan ada yang terancam tidak berangkat karena persoalan regulasi penerbangan yang tidak memungkinkan mereka membawa peralatan tertentu, dalam hal ini galah untuk nomor lompat galah. Hal tersebut adalah kendala teknis yang tentunya bukan salah pemerintah, seharusnya sudah diantisipasi oleh panitia dan ketua rombongan.

Berikut penjelasan dari situs Kumparan: https://kumparan.com/@kumparansport/kendala-peralatan-di-balik-kemenangan-lalu-muhammad-zohri-27431110790544101

Advertisements