Pertanyaan: Beberapa hari ini saya membaca bahwa angka kemiskinan berhasil diturunkan jokowi jadi 9,82%. Namun banyak yang menuding hal tersebut karena Jokowi memanipulasi garis batas kemiskinan sehingga yang disebut miskin itu sebenarnya hidup sangat tidak layak.

Jawaban: Hoax! Garis batas kemiskinan ditentukan oleh BPS, bukan oleh presiden, dan selalu diupdate sesuai perkembangan kebutuhan dan harganya di pasaran. Justru menteri selalu diminta untuk selalu update dan responsif dengan perubahan garis batas kemiskinan yang diubah oleh BPS.

Terakhir BPS mengubah garis batas kemiskinan adalah Maret 2017, dengan menaikkan 5,67 persen dibanding periode tahun lalu (Maret 2016-Maret 2017). Pada saat dinaikkan, angka kemiskinan juga meningkat menjadi  27,77 juta orang atau sekitar 10,64 persen dari jumlah penduduk. Namun dengan upaya keras, kembali turun menjadi 9,82persen atau terendah sejak 1999 justru setelah garis kemiskinan diupdate oleh BPS.

Sumber informasi: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20170724115859-78-229892/kemiskinan-naik-jokowi-minta-bps-dan-menko-sinkronisasi

 

Advertisements