siapa-ugal-ugalan

Pertanyaan: Saya membaca di medsos bahwa Jokowi rajin dan grasa-grusu menaikkan harga BBM, hingga 12 kali! Lalu dia membandingkan dengan era SBY, yang dalam 10 tahun hanya 4 kali menaikkan harga BBM. Benarkah?

Jawaban: HOAX dan pembohongan publik! Sama sekali tidak apple to apple. Yang digunakan sebagai dasar untuk menyatakan harga BBM 12 kali sepertinya harga Pertamax (non subsidi). Sementara untuk SBY, ukuran yang dipakai adalah kenaikan harga Premium (subsidi).

Screen Shot 2018-10-13 at 9.36.31 AM.png

Jika dibandingkan sesama harga Premium, maka Jokowi baru 3 (tiga) kali menaikkannya pada akhir tahun 2014. Sementara jika menimbang kenaikan harga Pertamax, maka hasil penelusuran tim kami, setidaknya ada 13 kali berita kenaikan harga Pertamax pada masa pemerintahan SBY (bisa lebih karena kemungkinan tidak seluruh kenaikan harga Pertamax pada masa SBY diberitakan).

Berikut catatan kenaikannya:

  1. September 2006: Pertamax naik jadi Rp 5.900 (kemudian harga minyak dunia turun)
  2. Maret 2007: Pertamax naik jadi Rp 4.900
  3. November 2007: Pertamax naik jadi Rp 6.950
  4. April 2008: Pertamax naik jadi Rp 8.350
  5. Juli 2008: Pertamax naik jadi Rp 10.550 (kemudian harga minyak dunia turun)
  6. September 2009: Pertamax naik jadi Rp 6.600
  7. Desember 2010: Pertamax naik jadi Rp 7.000
  8. Februari 2011: Pertamax naik jadi Rp 8.050
  9. April 2011: Pertamax naik jadi Rp 8.600
  10. April 2012: Pertamax naik jadi Rp 10.200 (kemudian harga minyak dunia turun)
  11. September 2013: Pertamax naik jadi Rp 10.200
  12. Desember 2013: Pertamax naik jadi Rp 10.600
  13. Juli 2014: Pertamax naik jadi Rp 11.300

Dan berikut infografis kenaikan Premium pada masa Jokowi

kenaikan

Advertisements