guru-honorerPertanyaan: Saya membaca tweet anggota DPR dari Gerindra, Fadli Zon menuding pemerintah mengabaikan nasib guru honorer karena demo saja sampai tidur di jalan?

Jawaban: Hoax! Pertama, demo menyampaikan pendapat adalah hak tiap orang. Namun seharusnya koordinator demonstrasilah yang harus bertanggung jawab terhadap nasib para pendemo, termasuk mencarikan penginapan yang layak jika harus bermalam. Sama sekali bukan kesalahan pemerintah jika koordinator demonstrasi lalai lakukan kewajibannya.

Kedua, perhatian yang dimaksud tidak harus berupa pencitraan pura-pura peduli dan  bermanis-manis menemui pendemo, namun kenyataannya tidak melakukan apa-apa selain berjanji merekrut 1 juta guru.

Pemerintahan Joko Widodo sudah melakukan AKSI NYATA untuk mengangkat nasib guru honorer melalui Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam peraturan ini, guru honorer mendapat kesempatan besar untuk mendapatkan penghasilan yang setara dengan guru PNS.

Selain itu fokus perekrutan PNS pada tahun ini adalah profesi guru. “Pada tahun ini rekrutmen CPNS terbanyak adalah guru yang mencapai 114 ribu guru,” kata Jokowi.

Sumber: https://bisnis.tempo.co/read/1151657/kado-jokowi-untuk-guru-honorer-terbitkan-pppk-yang-setara-pns

Advertisements