skor-clsa.jpgPertanyaan: Saya membaca tweet Dahnil Anzar yang memuat infografis bahwa skor Corporate Governance adalah yang terburuk dari 12 negara. Benarkah?

Jawaban: Pelintiran dengan menutup-nutupi sebagian data dan memunculkan data yang menguntungkan saja. Dalam dunia ilmiah, gaya seperti ini disebut cherry picking.

Report ACGA & CLSA yang dimaksud berjudul “Hard decisions: Asia faces tough choice in CG reform). Report ini memuat dua versi data, yaitu hasil penelitian ACGA (Asian Corporate Governance Association (ACGA) dan dibandingkan dengan CLSA (Credit Lyonnais Securities Asia). ACGA didirikan oleh CLSA dan sama-sama bermarkas di Hongkong.

hard-decision.jpg

Infografis yang dimunculkan oleh Dahnil Anzar hanya meributkan data versi ACGA, padahal jelas sejak halaman awal report tersebut memuat perbandingan antara data CLSA dan ACGA sekaligus. Sehingga terlihat ada kesengajaan untuk memanipulasi report ini sekedar untuk membuat Indonesia (dalam hal ini pemerintahan Jokowi) terlihat buruk.

clsa.jpg

Pertanyaan: Seperti apa data aslinya?

Jawaban: Berikut data aslinya:

Screen Shot 2018-12-10 at 11.56.55 PM.png

Perhatikan bahwa grafik ke atas memperlihatkan skor dan rangking berdasarkan data versi ACGA dan grafik ke kanan memperlihatkan skor dan rangking berdasarkan versi CLSA.

Pertanyaan: Lalu bagaimana grafik rangking dan skor versi CLSA bila dipisah

Jawaban: Berikut rangking dan skor Corporate Governance menurut CLSA

indonesia.jpg

Perhatikan bahwa menurut versi CLSA, Indonesia malah ada di atas Filipina dan Korea, mendekati skor dan rangking China.

Jadi jelas, ada upaya menutup-nutupi data untuk kepentingan politis sekedar untuk menyerang Jokowi.

Pertanyaan: Dari mana saya bisa mendownload report ini?

Jawaban: Silakan download di link berikut:

https://www.acga-asia.org/cgwatch-detail.php?id=362

 

Advertisements