Search

Jawaban atas Fitnah kepada Jokowi

Benarkah Veronica Tan Menghujat Jokowi?

Pertanyaan: Saya mendapat video yang mengabarkan bahwa istri Basuki Tjahaja Purnama, Veronica Tan, berorasi mengucapkan kalimat tidak mengenakkan terhadap Jokowi saat aksi di depan Rutan Cipinang. Benarkah?

Screen Shot 2017-05-11 at 7.46.46 PM.png

Jawaban: Hoax. Veronica Tan tidak berada di tengah kerumunan massa dan tidak berorasi. Ia menjaga Basuki Tjahaja Purnama selama berada di Rutan Cipinang.

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, sudah mengumumkan bahwa yang melakukan orasi menyerang presiden tersebut berinisial VKL (inisial Veronica Tan adalah VT, bukan VKL). Mendagri sudah mengirim surat meminta klarifikasi VKL atas ucapannya dan menunggu balasan dalam 1 minggu. Ia diminta memuat permintaan maaf atas pernyataannya di media nasional.

Sumber:

http://nasional.kompas.com/read/2017/05/11/17115521/mendagri.surati.seorang.wanita.yang.berorasi.usai.ahok.divonis

Advertisements

Hoax: Benarkah Tol Sumatera Mangkrak?

Pertanyaan: Saya mendapat kabar burung kalau Tol Sumatera lama sekali pengerjaannya dan menuju mangkrak. Benarkah?

Jawaban: Tidak benar. Tol Sumatera masih berjalan dan beberapa ruas akan bisa digunakan mulai tahun 2017. Meskipun demikian membangun jalan tol dari ujung ke ujung pulau tidak bisa dilakukan dengan mudah, butuh waktu.

Pertanyaan: Ruas mana saja dari Tol Sumatera yang mulai bisa digunakan tahun ini?

Jawaban: Setidaknya, empat ruas tol Sumatera sudah mulai bisa digunakan akhir tahun 2017 ini, yaitu Bakauheni-Terbanggi Besar, Palembang-Indralaya, Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, dan Medan-Binjai.

Sumber Informasi: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3442997/4-ruas-tol-trans-sumatera-ini-bisa-rampung-akhir-2017

 

 

Benarkah Jokowi Membebani Rakyat Kecil dengan Menaikkan Tarif Listrik?

Pertanyaan: Saya mendengar berita Jokowi membebani rakyat kecil dengan menaikkan tarif listrik lagi tahun 2017 ini. Benarkah?

Jawaban: Tidak sepenuhnya benar. Sebenarnya bukan kenaikan tarif, namun pencabutan subsidi yang selama ini dinikmati oleh kalangan yang sebenarnya mampu membayar dengan harga normal. Penyesuaian ini hanya bagi yang dianggap sudah cukup mampu membayar tanpa harus disubsidi lagi.

Pertanyaan: Bagaimana membedakan pengguna yang mampu dan yang harus disubsidi?

Jawaban: Sebenarnya, PLN telah membedakan kelas pengguna listrik 900VA baru, yaitu kelas R-1/900 VA-RTM yang mulai diperkenalkan pada 1 Januari 2017. Kelas ini dikenakan kenaikan listrik secara bertahap, bukan langsung dalam jumlah besar.

Namun pengguna 900VA yang tidak termasuk golongan pengguna mampu dan kelas di bawahnya, 400VA, tidak mengalami kenaikan.

Pertanyaan: Seberapa besar kenaikannya?

Jawaban: Kenaikannya sebesar subsidi yang selama ini masih dinikmati. Secara bertahap tarif pelanggan rumah tangga mampu 900 VA akan mengalami kenaikan dari Rp605 menjadi Rp791 per 1 Januari 2017, Rp1.034 mulai 1 Maret 2017, dan Rp1.352/kWh per 1 Mei 2017. Lalu, mulai 1 Juli 2017, pelanggan rumah tangga mampu 900 VA itu akan dikenakan penyesuaian tarif otomatis setiap bulan menjadi seperti 12 golongan tarif nonsubsidi lainnya.

Pertanyaan: Mengapa begitu tiba-tiba?

Jawaban: Tidak benar ini dilakukan tiba-tiba. Rencana kenaikan sudah diumumkan sejak November 2016. Jadi sudah sekitar setengah tahun lalu.

Silakan lihat beritanya di sini: http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20161118135538-85-173557/subsidi-listrik-900-va-dicabut-2017-tarif-naik-tiap-3-bulan/

Pertanyaan: Berapa banyak yang akan mengalami dan tidak akan mengalami kenaikan?

Jawaban: Sebesar 23 juta pelanggan 450 VA sudah pasti tidak akan mengalami kenaikan. Sementara 4,1 juta dari 22,8 juta pengguna listrik 900VA dianggap masih layak menerima subsidi. Sisanya sebesar 18,7 juta dianggap mampu dan akan mengalami penyesuaian harga listrik.

Pertanyaan: Andai saya keluarga tidak mampu namun oleh PLN digolongkan ke dalam pengguna listrik 900VA yang mampu, apa yang harus saya lakukan?

Jawaban: Menteri ESDM Ignasius Jonan sudah menyatakan bahwa pelanggan yang merasa tidak mampu bisa mengadu ke Kementerian ESDM untuk dilakukan verifikasi ulang. Jika terbukti tidak mampu, maka statusnya akan diubah menjadi berhak menerima subsidi.


Pertanyaan: Dari mana saya bisa mendapatkan informasi mengenai pencabutan subsidi untuk pengguna 900VA-RTM ini?
Jawaban:  Sumber informasi lebih lanjut mengenai kenaikan ini bisa diakses di:

Benarkah Jokowi Menzalimi Petani Garam dengan Membanjiri Garam Impor?

Pertanyaan: Saya melihat banyak sekali kecaman kepada Jokowi terkait pembukaan garam yang katanya menzalimi petani garam. Benarkah?

Screen Shot 2017-05-04 at 11.26.52 PM.png

Jawaban: Salah paham. Benar bahwa impor garam konsumsi dibuka, namun dilakukan secara terbatas dan dikontrol ketat karena sejak 2016, petani gagal memproduksi garam akibat cuaca. Memang pada 2016 harga melejit tinggi dari Rp 300 menjadi Rp 1.800, namun produksinya hampir sama sekali tidak ada (hanya 115 ribu ton dari target 3 juta ton).. Sehingga stok garam terus menipis, sementara petani tidak menikmati harganya, karena tidak ada produksi. Di lain pihak, konsumen garam juga membutuhkan harga yang stabil dan stok garam tersedia.

Impor garam ini didukung kuat oleh Ketua Asosiasi Petani Garam Seluruh Indonesia (Apgasi) Jawa Barat, M Taufik, karena pada saat La Nina, bahan baku garam sangat langka sehingga pabrik garam konsumsi banyak yang berjatuhan.

“Akibat melambungnya harga garam, belasan industri garam rumahan seperti garam meja di Kabupaten Cirebon kolaps. Kalau modalnya saja tinggi, berapa harga jual garam produksi mereka ke pembeli. Daripada sulit menjual, mereka akhirnya memilih tidak berproduksi,” kata M Taufik.

Langkanya garam akibat La Nina memang membuat banyak pabrik garam konsumsi kesulitan beroperasi. Sehingga solusi sementara impor terbatas memang diharapkan agar harga garam tidak terus melejit. Ketua Himpunan Masyarakat Petani Garam Jawa Barat Edi Ruswandi juga menyarankan impor ini.

“Kalau menunggu sampai musim panen berikut akan sangat lama, sehingga diakhir tahun ini lebih baik pemerintah segera memikirkan cara untuk lakukan impor garam,” ungkap Edi Ruswandi.

Sumber:

Pertanyaan: Berapa banyak yang diimpor? Apakah tidak mengganggu petani garam?

Jawaban: Tidak, karena diimpor hanya terbatas selama petani kesulitan memproduksi garam konsumsi sebesar 226.124 ton, hanya dalam kurun waktu Januari 2017 hingga April 2017. Setelah April 2017 dihentikan karena petani memasuki musim panen garam.

Pertanyaan: Bagaimana saya bisa yakin impor ini tidak dilakukan oleh importir nakal yang senang mempermainkan kuota impor untuk kepentingan dirinya sendiri dan mengorbankan petani garam akibat harga jatuh?

Jawaban: Impor dibatasi hanya dilakukan oleh BUMN, PT Garam. Karena saham mayoritasnya dimiliki pemerintah, maka perusahaan ini tunduk kepada pengawasan dan keinginan pemerintah hanya untuk menyediakan stok garam selama produksi petani garam terhenti, bukan demi profit semata.

Pemerintah memerintahkan BUMN PT Garam untuk mengimpor secara bertahap. Setiap tahap akan dievaluasi, apakah stok telah mencukupi. Begitu mencukupi, impor langsung dihentikan saat itu juga.

Sumber: http://bisnis.liputan6.com/read/2823391/ri-bakal-impor-garam-konsumsi-226-ribu-ton-di-2017

 

Pertanyaan: Mengapa produksi garam tidak ada? Apakah ini bukti kegagalan pemerintahan Jokowi?

Jawaban: Kita mesti memperhatikan bahwa sumber utama garam di Indonesia adalah laut. Tidak seperti beberapa negara lain yang garamnya ditambang. Jika cuaca terus-terusan basah, maka air laut menjadi berkurang keasinannya dan petani juga sulit menjemurnya menjadi garam.

Akibat La Nina yang membuat cuaca basah terus-terusan, produksi petani garam bisa dikatakan tidak ada pada kurun waktu 2016. Akibatnya harga garam melejit. ‘

Jadi tidak ada hubungan dengan gagal atau tidaknya pemerintahan. Peristiwa ini disebabkan oleh cuaca dan akan berakhir saat musim panen garam nanti pada Bulan Mei 2017. Saat musim panen dimulai, impor akan dihentikan sehingga petani garam masih bisa menikmati harga yang menarik.

Pertanyaan: Tidak adakah upaya meningkatkan produksi garam Indonesia?

Jawaban: Tentu saja ada. Salah satu sentra garam yang kini juga dikembangkan adalah Desa Bipolo, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Namun meskipun sangat produktif, hingga 2016 masih dalam tahap uji coba sehingga hasilnya baru 300 ton.

Namun diharapkan 2019 akan terus meningkat dari  dan selanjutnya memenuhi kebutuhan garam Indonesia. Dari 8.000 hektare yang ditargetkan pada 2019 nanti,  PT Garam diprediksi  bisa menghasilkan satu juta ton garam per tahun. Sementara seluruh lahan berpotensi untuk didirikan tambak garam di NTT adalah sebesar 13.000 hektare, yang bisa menghasilkan dua juta ton garam.

Di Kabupaten Sabu Raijua juga telah didirikan industri garam Nataga, yang saat ini telah mengantongi SNI dan mengekspor garam ke level nasional. Saat ini telah dikembangkan  lahan seluas 121 hektare dengan penghasilan setahun mencapai 43.500 ton

Sumber:

http://kupang.antaranews.com/berita/823/tambak-garam-di-ntt-mencapai-13000-hektare?utm_source=related_news&utm_medium=related&utm_campaign=news

https://nasional.tempo.co/read/news/2015/12/17/058728399/cerita-garam-nataga-di-ujung-negeri

Benarkah Jokowi Bohong tentang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia?

Pertanyaan: Saya membaca di wall Facebook kalau Jokowi berbohong bahwa pertumbuhan ekonomi Republik Indonesia terbaik ketiga dunia. Yang benar katanya ketiga belas. Benarkah?
Screen Shot 2017-05-04 at 10.18.07 PM.png

Jawaban: Salah paham. Isu ini berasal dari opini kolumnis ekonomi South China Morning Post Jake Van Der Kamp, yang salah memahami presentasi Jokowi. Ia berpikir klaim 3 terbesar yang disebutkan Jokowi adalah 3 terbesar dunia, padahal slide yang ditampilkan jelas menunjukkan 3 terbesar di antara negara G20.

indonesia

“Yang disampaikan oleh Presiden Jokowi adalah nomor tiga di G20. Bukan di seluruh dunia. Jadi nomor tiga di G20 setelah India dan China. Slide untuk presentasinya ada,” kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang ikut membantah hal ini menyatakan, “Ya ini kan tidak klaim bahwa paling tinggi seluruh dunia. Beliau (Jokowi) mengatakan di dalam negara-negara G-20 emerging market,” kata Sri Mulyani, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Dubes Indonesia untuk Hongkong, Soegeng juga mengkonfirmasi hal yang sama, bahwa Jake Van Der Kamp keliru  menangkap pernyataan Presiden Joko Widodo di depan para pengusaha di Hong Kong, Senin (1/5).  “Presiden Jokowi tidak pernah ngomong pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi di dunia seperti yang ditangkap pengamat itu,” katanya di sela-sela kunjungan kerja ke Dezhou, Provinsi Shandong. “Tidak pernah bilang tertinggi di dunia, bahkan Asia pun tidak,” Ia melanjutkan. Menurutnya, pada saat bertemu dengan para pebisnis asal Hong Kong Presiden menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi di antara negara-negara anggota G-20 setelah India dan China.

Fajroel Rachman, Komisaris Utama PT Adhikarya yang turut mendengar pidato Presiden di Hongkong membenarkan pernyataan Dubes Soegeng. “Saya ada di sana dan jelas menyaksikan slide presentasi Presiden Jokowi bersama 5.483 orang Indonesia lainnya,” ujar Fajroel.

Sri Mulyani sendiri berpendapat bahwa perbandingan pertumbuhan haruslah dibandingkan dengan negara-negara yang pendapatannya setara. Sebab tidak adil jika Indonesia dibandingkan dengan negara yang lebih kecil.

“Kalau seluruh dunia kan banyak negara-negara yang income-nya lebih rendah dari Indonesia tapi Gross-nya tinggi. Di ASEAN saja kalau kita lihat Kamboja dan Laos itu lebih tinggi dari kita,” tutur Sri. “Ya ini kan tidak klaim bahwa paling tinggi seluruh dunia. Beliau (Jokowi) mengatakan di dalam negara-negara G-20 emerging market,” tambah Sri Mulyani.

Berdasarkan data dari situs Kumparan, diperoleh informasi bahwa Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD – Organisation for Economic Co-operation and Development) mengakui bahwa per 13 Maret 2017 Indonesia memang berada di urutan ketiga setelah India dan China.

Pada kuartal pertama 2016, pertumbuhan ekonomi India mencapai 8,4 persen, China 6,7 persen, dan Indonesia 5 persen. Sementara kuartal II tahun 2016 pertumbuhan ekonomi India 7,3 persen, China 6,7 persen, dan Indonesia 5,1 persen. Adapun kuartal III pertumbuhan ekonomi India mencapai 7,2 persen, China 6,7 persen, dan Indonesia 5 persen. Lalu pada kuartal IV 2016 pertumbuhan ekonomi India mencapai 7,2 persen, China 6,8 persen, dan Indonesia 4,9 persen.

Silakan lihat informasi dan bantahannya di sini:

Pertanyaan: Selain dibandingkan dengan G20, dari kategori apa saja Indonesia bisa dinilai memiliki pertumbuhan terbesar ketiga?

Jawaban: Berdasarkan penelusuran dari situs berita Tirto.id dari data 2016, ada dua kategori yang memperlihatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia terbesar ketiga pada tahun 2016, yaitu jika dibandingkan Negara BRICS dan jika dibandingkan dengan sesama negara berpopulasi lebih dari 200 juta.

Berikut screenshot dari situs tersebut:

Screen Shot 2017-05-04 at 10.03.53 PM

Screen Shot 2017-05-04 at 10.03.40 PM

Sumber screenshot: https://tirto.id/menguji-klaim-jokowi-soal-pertumbuhan-ekonomi-cn2N

Hoax: Jokowi Salat Jenazah Pakai Duduk. Benarkah?

Pertanyaan: Saya melihat foto Jokowi menyalatkan jenazah dengan posisi duduk. Bukankah salah jenazah tidak pakai duduk tahiyat?

Jawaban: Memang tidak. Foto tersebut adalah hasil editan Jokowi dalam keadaan salat wajib biasa, yang kemudian ditambahkan gambar jenazah. Foto Jokowi salat didapatkan dari situs berita Tempo ini:

Screen Shot 2017-05-03 at 12.08.19 PM.png

Sumber: https://m.tempo.co/read/news/2014/04/01/269567036/rombongan-guru-dukung-jokowi-jadi-calon-presiden

Di foto situs Tempo, sama sekali tidak terlihat ada jenazah di depan Jokowi. Kemudian pembuat hoax menambahkannya dengan aplikasi manipulasi foto.

Screen Shot 2017-05-03 at 12.09.19 PM.png

Dari hasil pembesaran, terlihat jelas bahwa kain hijau penutup jenazah adalah hasil tempelan karena tidak dicrop dengan rapi dan tidak ada bayangan yang konsisten dengan arah cahaya.

jenazah.png

Hoax: Benarkah Jokowi Rapat Pimpinan dengan Jendral Tanpa Melibatkan Panglima TNI?

Pertanyaan: Saya mendapat isu kalau Jokowi tidak lagi percaya dengan panglima TNI Gatot Nurmantyo dan mengajak rapat para jendral tanpa kehadiran beliau. Bahkan mengaitkan suasana ini dengan memori G30S/PKI. Benarkah?

1

Jawaban: Tidak benar. Presiden sekedar memanggil jendral-jendral tersebut karena ada kenaikan pangkat. Tujuannya adalah berkenalan dengan para jendral baru. Tidak ada rapat pimpinan yang digelar, karena itu tidak perlu ada kecurigaan bahwa presiden tidak lagi percaya kepada Panglima TNI.

Pemanggilan para perwira tinggi baru ini dilakukan pada tanggal 13 Februari 2017, dan hoax mengenai Jokowi tidak menyertakan Panglima TNI Gatot Nurmantyo sudah dibantah oleh Mabes TNI.

Untuk info lebih lanjut, silakan kunjungi berita bantahannya di:

https://www.merdeka.com/peristiwa/mabes-tni-luruskan-hoax-jokowi-para-jenderal-rapat-tanpa-panglima.html

Pertanyaan: Lalu kapan rapim TNI dilakukan?

Jawaban: Rapat Pimpinan TNI pertama pada tahun 2017 dilakukan pada tanggal 16 Februari 2017. Dalam rapat ini Jokowi didampingi oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan para Kepala Staf TNI. Rapat Pimpinan diadakan di Gedung Gatot Subroto, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.

Berikut screenshot dari situs Tempo yang mengabadikan Jokowi saat berjalan ke arah Gedung Gatot Subroto menggunakan panser amfibi melewati Danau Mabes TNI di Cilangkap.

Screen Shot 2017-05-03 at 9.44.23 AM.png

Dan ini adalah foto Jokowi bersama Jendral Gatot Nurmantyo di acara Rapim 2017, discreenshot dari situs Liputan6:

2

Info mengenai Rapim Pertama TNI 2017 bisa diakses di berita berikut ini:

Hoax: Benarkah Jokowi Jual 4 BUMN?

Pertanyaan: Beredar isu bahwa Jokowi menjual 4 BUMN. Benarkah?

Screen Shot 2017-05-01 at 10.44.00 AM.png

Jawaban: Hoax. Yang terjadi adalah rights issue. Ini adalah bentuk pemberian modal bagi BUMN tanpa harus menyuntik dana secara langsung, namun juga tidak mengubah porsi kepemilikan saham dalam suatu perusahaan.

Silakan baca informasi tersebut di artikel ini:

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2016/11/04/081500126/menteri.bumn.bulan.ini.4.bumn.rights.issue.

Pertanyaan: Apa itu rights issue?

Jawaban: Sederhananya, rights issue adalah tindakan perusahaan mengeluarkan saham baru, sehingga pemodal bisa membelinya dan berakibat bertambahnya modal perusahaan. Namun saham baru tersebut tidak langsung dibeli oleh pihak luar. Saham tersebut terlebih dahulu ditawarkan kepada pemilik saham lama, sehingga mereka memiliki opsi paling pertama untuk membelinya.

Karena tujuan menerbitkan saham baru ini adalah untuk dibeli lagi oleh pemegang saham lama, maka porsi kepemilikan perusahaan tidak berubah.

Silakan baca definisi rights issue di sini:

http://www.bareksa.com/id/text/2015/04/07/apa-itu-right-issue-apa-konsekuensinya-apakah-menguntungkan-bagi-investor/10050/saham

Pertanyaan: Apakah tindakan rights issue ini sudah disetujui oleh DPR?

Jawaban: Sudah, Pada tanggal 24 Agustus 2016, Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah bertemu dengan Komisi VI DPR RI untuk membahas rencana rights issue 4 BUMN. Dari pertemuan tersebut dicapai persetujuan oleh DPR untuk melakukan rights issue.

“Komisi VI menyetujui privatisasi 4 BUMN terbuka dengan tetap mempertahankan porsi saham pemerintah dengan right issue,” kata Wakil Ketua Komisi VI Dodi Reza Alex setelah pertemuan terjadi.

Silakan membaca informasi tersebut di sini:

http://economy.okezone.com/read/2016/08/24/320/1471959/4-bumn-raih-izin-right-issue-ini-daftarnya

Pertanyaan: Perusahaan BUMN apa saja yang melakukan rights issue?

Jawaban: Rights issue dilakukan terhadap 4 perusahaan infrastruktur yang memang membutuhkan tambahan modal karena pesatnya pembangunan di Indonesia pada masa pemerintahan Jokowi: PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dan PT Jasa Marga Tbk (JSMR).

Benarkah Jalan Trans Papua Tidak Ada Progres?

Pertanyaan: Saya membaca di banyak situs berita kalau jalan Trans Papua proyek bohong. Katanya tidak ada bentuk fisik jalan tersebut, Kompas berbohong dengan datanya. Benarkah?

Jawaban: Tidak benar, bukan hanya Kompas saja. Detik juga memuat data bahwa Trans Papua sudah terbangun 3.851,93 km pada tahun 2016. Kemungkinan data yang digunakan untuk mengklaim hanya 231 km jalan terbangun adalah rentang data 2016 saja atau 2015 saja. Untuk tahun 2017 ini, ditargetkan 143,35 km jalan baru akan dibangun, sehingga total yang akan tembus menjadi 3.995,28 km. Ini berarti sisa jalan yang belum tembus sepanjang 334,79 km akan dirampungkan hingga 2019.

Silakan baca artikelnya di sini: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/3415391/jalan-trans-papua-3995-km-bakal-rampung-di-2017

Pertanyaan: Seperti apa perencanaan panjang jalan yang akan dibangun dari tahun ke tahun?

Jawaban: Berikut rincian panjang jalan yang akan dibangun tiap tahun berikut anggarannya:

  • 2015 akan dialokasikan dana Rp 2,449 triliun untuk membangun 1,33 km jembatan dan 279 km jalan.
  • 2016 akan dialokasikan dana Rp 3,553 triliun untuk membangun 3,046 km jembatan dan 209 km jalan.
  • 2017 akan dialokasikan dana Rp 3,409 triliun untuk membangun 2,82 km jembatan dan 206 km jalan.
  • 2018 akan dialokasikan dana Rp 2,124 triliun untuk membangun 1,562 km jembatan dan 164 km jalan
  • 2019 akan dialokasikan dan Rp 997 miliar untuk membangun 1,25 km jembatan dan 33 km jalan.

Sumber info bisa dilihat di link berikut: http://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/2918734/butuh-rp-125-t-lagi-trans-papua-akan-diaspal-dan-punya-lebar-9-meter

Pertanyaan: Apa saja daerah yang akan dilewati oleh jalan Trans Papua ini?

Jawaban: Untuk Provinsi Papua, jalur ini akan melewati Jayapura-Wamena-Mulia, Jayapura-Sarmi, Jayapura-Hamadi-Holtekamp-Perbatasan Papua Nugini, Merauke-Waropko, Timika-Mapurujaya-Pomako, Nabire-Waghete-Enarotali, dan Serui-Menawi-Subeba.

Sementara untuk Papua Barat, jalur ini akan melewati Manowari-Sorong, Manokwari-Bintuni, Fakfak-Hurimber-Bomberay, dan Sorong-Mega.

Silakan baca artikelnya di sini: https://finance.detik.com/ekonomi-bisnis/2911176/proyek-jalan-trans-papua-masih-putus-putus

Pertanyaan: Apa buktinya project ini benar ada?

Jawaban: Situs detik pernah mengulas rangkaian perjalanan menjelajahi jalan Trans Papua, berikut catatan perjalanannya:

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3426975/sehari-menjajal-jalan-trans-papua-yang-menembus-gunung

Berikut beberapa foto hasil capture dari beberapa situs yang memperlihatkan pembangunan jalan sedang terjadi:

Screen Shot 2017-05-01 at 9.46.50 AM.png

Screen Shot 2017-05-01 at 9.51.26 AM.png

Screen Shot 2017-05-01 at 9.52.46 AM.png

Pertanyaan: Adakah bukti-bukti fisik lain yang memperlihatkan project ini benar adanya?

Jawaban: Salah satunya yang sangat signifikan adalah jembatan terpanjang Papua, Holtekamp, sepanjang 733 meter yang menghubungkan Hamadi di Distrik Jayapura Selatan dengan Holtekamp di di Distrik Muara Tami.

Screen Shot 2017-05-01 at 9.42.45 AM.png
Progress Jembatan Holtekamp, dicapture dari situs Katadata

Silakan baca informasi lengkapnya di sini: http://katadata.co.id/berita/2016/09/06/di-luar-prediksi-jembatan-holtekamp-papua-rampung-40-persen

 

 

 

Blog at WordPress.com.

Up ↑